Kamis, 10 November 2011

Islam dan Kaya


  1. Orang miskin yang bersabar dan orang kaya yang beryukur sama-sama memperoleh kemuliaan di sisi-NYA. Namun begitu, kita disarankan untuk menjadi orang kaya, agar dapat berbuat lebih banyak untuk agama dan sesama.
  2. Al-qur’an pun menyuruh kita berjuang dengan harta dan jiwa. Kedua-duanya. Bukan salah satunya. Makanya, kita hanya memiliki dua pilihan : kaya atau kaya-raya. OK
  3. Bukankah kendaraan nabi AL-QASHWA, seekor unta terbaik? Lha, apa salahnya kendaraan anda adalah X-Trail, Fortuner, Pajero?
  4. Bukankah nabi menasihati, “ajari anak engkau berenang.” Lha, apa salahnya anda memiliki kolam renang dirumah, agar anak dan istri anda dapat belajar berenang  dengan syariah?
  5. Anda yang bilang,” harta itu tidak dibawa mati.” Padahal Mercedes dan BMW pun bisa dibawa mati sebagai amal kebaikan. Asalkan Mercedes dan BMW itu anda gunakan di jalan-NYA.
  6. Ada pula yang menganggap orang kaya itu identik dengan fir’aun dan Qorun. Seharusnya orang kaya itu identik dengan Umar dan Usman.

Bagi anda yang masih ogah-ogahan untuk kaya, tolong jawab pertanyaan ini :
  1. Inginkah anda memberangkatkan orangtua dan mertua anda berhaji?
  2. Inginkah anda mmberangkatkan orangtua dan mertua anda berumrah setiap thn
  3. Inginkah anda berlibur dengan fasilitas terbaik bersama istri setiap tahun.
  4. Inginkah anda memberikan rumah dan mobil terbaik untuk keluarga anda.
  5. Inginkah anda membantu anggota keluarga dan tetangga anda ?
  6. Inginkah anda membantu orang-orang yang telah berjasa kepada keluarga anda

Sekali lagi lihatlah Nabi, Umar, sahabat-sahabat yang lain
  • Mereka kaya. Tapi mereka juga zuhud (tidak cinta pada dunia)
  • Lha kita? Sudah kere, eh tergila-gila pula dengan dunia!
  • Dalam mengembangkan kota, mereka mengutamakan pasar (ekonomi) dan masjid. Melambangkan dunia dan akhirat. Bukan salah satunya.
  • Lha kita, Ekonomi terpuruk, masjid pun mau ambruk!
  • Mereka memastikan SUKSES di dunia ( dalam segala aspek, mulai ekonomi, militer, sampai iptek ) juga SUKSES di akhirat. Bukan salah satunya.
  • Lha kita, Dunia nggak jelas. Akhirat, lebih nggak jelas.hehehe
  • Daripada tersinggung, mendingan berubah dan berbenah. OK

Subhanalloh, betapa indahnya islam! Agama ini dibawa oleh utusan yang kaya. Ia didampingi oleh istri yang kaya. Ia pun didukung oleh sahabat-sahabat yang kaya. Kemudian ajaran-ajarannya disebarkan keseluruh dunia oleh orang-orang kaya. Berbeda dengan agama lain, Islam memiliki keteladanan dan ajaran kekayaan yang lengkap.
Ironisnya, kita sering silau dengan sosok-sosok kaya yang lain. Ironisnya lagi, ulama-ulama kita—mohon maaf—sebagian itu miskin. Maka dicarilah dalil-dalil tentang kemiskinan. Dicarilah cerita-cerita tentang sahabat-sahabat nabi yang miskin. Dicarilah cuplikan-cuplikan kehidupan Nabi ketika tengah miskin. Ini jelas-jelas melemahkan!

Salam Right on Horrible

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Cepat dapat Dollar Gratis